Jalan-jalan

Cerita tentang jalan-jalan

Royal Tulip Gunung Geulis, Bogor

Triing.. terdengar suara pemberitahuan ada email masuk di hape. Begitu aku lihat, eh dari Lalalaway.com. Baca-baca kok ada promo untuk Royal Tulip Gunung Geulis. Harganya juga murah banget hampir 50% dari harga normal. Langsung deh laporan ke pak suami. Kebetulan anak-anak juga masih libur dan ada acara pernikahan sepupu suami di Bogor. Akhirnya si papa bilang, “Ayo deh, kita nginap dulu semalam di sana baru besoknya ke acara pernikahannya.” Uhuy, langsung deh booking 2 kamar karena kakakku juga mau ikut, kepo pingin selfie di Royal Tulip.

Berhubung pas hari H nginep itu hari kerja, jadi si papa sama kakakku harus beresin kerjaan kantornya dulu. Jadilah kami pergi bawa mobil masing-masing. Aku sama suami tiba lebih dulu lewat jalur puncak. Tapi macet banget. Akhirnya aku suruh kakakku untuk lewat Sentul aja, berbekal google maps. Pas dia sampai di hotel, langsung ngomel-ngomel. “Gila itu jalan serem amat. Udah sepi, jalannya juga sempit. Bentar keliatan rumah penduduk, trus sawah-sawah, trus tau-tau masuk hutan.” Hihi.. maap deh, mana kutahu. Jadi, sebaiknya kalau ke Royal Tulip dari arah Jakarta ambil jalur arah Puncak. Kalau pakai google maps, ketik tujuannya Jl. Pasir Angin. Jangan ketik Royal Tulip karena pasti diarahin lewat Sentul.

Royal Tulip Gunung Geulis merupakan resor bintang 5 yang menawarkan pemandangan dan udara pegunungan yang menyegarkan. Bagi yang suka golf, resor ini juga memiliki 2 golf courses berskala internasional.

Sebagian kecil banget lapangan golf yang keliatan :)

 

Tersedia 173 kamar dan suite dengan berbagai pilihan tipe kamar. Dari Deluxe Room, sampai Presidential Suite. Dari yang mahal sampai yang mahal banget. Aku booking yang mahal aja. Hehe.. Diskon pula >.<

Kamar mandinya tembus pandang. Ada tirai di dalam kamar mandi yang bisa ditarik untuk menutupinya.

Kamar mandi

Hair dryernya kayak di salon :D

Lengkap deh..

 

Selain kamarnya yang keren-keren, Royal Tulip Gunung Geulis juga punya 3 restoran yang ga kalah kerennya. LL One Restaurant & Wine Bar yang menyajikan berbagai pilihan hidangan lokal, Asia, dan internasional. Breakfast disajikan di restoran ini. Ruangannya luas banget. Makanannya macam-macam dan enak. Dari nasi goreng kampung sampai roti cane segala ada.

LL One Restaurant & Wine Bar (lantai bawah) , Lobby Bar Breeze Lounge (lantai atas).

LL One Restaurant & Wine Bar

 

Kemudian ada Lobby Bar Breeze Lounge, ruangan semi outdoor yang juga merupakan hotel reception. Di sini kita bisa duduk-duduk santai sambil memesan dan menikmati camilan sekaligus merasakan udara sejuk pegunungan. Kemarin pas aku check-in kebetulan ramai banget, jadi mau ambil foto rada susah. Banyak tamu-tamu dari Timur Tengah yang perempuannya pakai cadar hitam semua.

Di dekat kolam renang ada FIRE Grill & Bar, sebuah restoran, yang sesuai namanya, menyajikan berbagai menu panggang. Mulai dari daging sapi, ayam, ikan, sampai domba. Ada pula salad, hamburger dan pizza yang dibuat dengan menggunakan kayu bakar. Daftar menunya juga dibuat unik seperti koran.

Cuma order ini aja di FIRE Grill & Bar sambil nungguin anak-anak berenang :D

 

Selain 3 restoran, Royal Tulip Gunung Geulis juga punya 3 kolam renang. 2 kolam renang besar dan 1 kolam renang untuk anak-anak yang terdapat perosotan. Ada tempat dangkal dengan kursi malas sehingga kita bisa duduk di dalam air. Oya, Airnya dingin semua, ga ada air hangat.

.

.

.

Tersedia juga outdoor playground dengan mini outbond-nya dan indoor playground. Di dalam indoor playground terdapat berbagai macam mainan, bola berwarna-warni dan perosotan.

.

.

Ada  pula spot kece yang menjadi favorit pengunjung di sini, yaitu Zen Deck. Zen Deck ini merupakan area dengan lantai kayu yang menghadap ke pegunungan. Selain jadi tempat foto-foto, Zen Deck ini juga digunakan untuk tempat yoga. Bila ingin ikut kelas yoga, tersedia jadwal yang dapat dipilih setiap harinya.

Menikmati sunset di Zen Deck

 

Bagi yang ingin berkeliling area hotel, tersedia juga penyewaan sepeda seharga Rp. 30.000,-/jam.

Sewa sepeda. Yang punya baby tersedia sepeda dengan tempat duduk bayi.

 

Dapat kesempatan untuk menginap di hotel bintang 5 sungguh menyenangkan. Cuma satu kekurangannya, yaitu dapat 1 handuk mandi yang warnanya sudah abu-abu dan benangnya brodol di pinggirannya. Sampai bingung ini handuk mandi apa keset.  Sebaiknya pihak hotel, apalagi yang bintang lima gini, memperhatikan lebih detil hal-hal semacam ini.  Aku ga komplain karena males. Niatnya ntar aja pas check out, kasih masukan. Eh tapi pas check out kelupaan gara-gara udah senang duluan dikasih ucapan terima kasih berupa cookies ^,^

Dapat biskuit \^,^/

Mejeng dulu sebelum pulang

Si kakak menghilang o.O

MG Suites, Semarang

Awalnya liburan lebaran tahun ini, seperti tahun-tahun yang lalu, ga ada rencana kemana-mana karena parno sama yang namanya macet. Tapi gara-gara ada jalan tol baru dan berita-berita di TV yang bilang mudik tahun ini lancar, jadi kepo deh kita. Ditambah lagi adik ipar yang ngojok-ngojoki, “Ayo dong mbak, jalan-jalan.. masa liburan di rumah aja. Kita satu mobil aja, biar nyetirnya bisa gantian.” Cus dah, akhirnya si papa mau. Eh, tapi ternyata yang pingin ikut malah nambah dan akhirnya berangkat pakai dua mobil juga..haha.

Berhubung dadakan rencana perginya, nyari hotelnya juga agak susah plus mahal karena kami berangkat pas lebaran H-1. Tapi beruntung kami dapat kamar di MG Suites, Semarang.

Kami berangkat dari rumah pukul 6 pagi, ditambah berhenti beberapa kali di rest area untuk makan atau ke toilet. Di jalan lancar jaya, hanya kena macet di tol Pejagan karena ada kecelakaan. Dari Pemalang, tol-nya juga masih tol fungsional, jalannya sudah beton tapi masih 1 arah. Sampai di Semarang sekitar jam 3 sore dan langsung check-in ke hotel.

MG Suites merupakan hotel apartemen yang dikelola oleh manajemen yang sama dengan MG Setos (Semarang Town Square). Keduanya terletak bersebelahan tapi mempunyai pintu masuk yang berbeda. Pintu masuk MG Setos berada di Jl. Inspeksi sedangkan pintu masuk MG Suites berada di Jl. Petempen. Jalannya kecil, tapi cukup untuk 2 mobil, sehingga kata orang MG Suites itu kepanjangan dari Mlebu Gang Suites.. haha. Tapi sebenarnya kepanjangan MG itu adalah Mutiara Garden. Loby hotel MG Suites berada di lantai 6. Kalau dari gedung parkir, naik terus sampai lantai 6 dan mentok. Nah ini agak menyusahkan, karena lobynya seakan-akan menutupi jalanan, sehingga mobil yang sudah mencapai loby di lantai 6 harus berputar maju mundur untuk kembali turun. Jalan di tempat parkirnya juga 2 arah, sehingga harus hati-hati bila bersisipan dengan mobil lain. Tempat parkir yang agak luas berada di lantai 3, itupun kalau aku bilang masih kurang, apalagi kalau musim liburan.

Kami booking 2 kamar Maven Suites yang luasnya 67m2, memiliki 2 kamar tidur, 2 kamar mandi, living room, dry pantry dan lemari es. Pertama kali masuk ke kamarnya, lantainya terlihat agak berdebu. Tapi meja-mejanya oke, ga ada debunya. Karena hotel ini merupakan hotel apartemen, maka setiap kamarnya terbilang luas dan memiliki dry pantry.

Ada yang ga mau minggir ^_^

Maven suite

Room 1 (Abaikan cermin :D)

Room 2

Kamar mandi

Dry pantry dan lemari es

 

MG Suites mempunyai 1 kolam renang yang berada di lantai 7 yang kedalamannya sekitar 1.2m. Untuk kolam anak terdapat di lantai 2 yang mana sebenarnya kolam ini merupakan fasilitas dari MG Setos. Tapi kita boleh kok berenang juga di sana.

Kolam renang di  lantai 7

Kolam renang di lantai 7 yang bersebelahan dengan Bottega Restaurant

Kolam renang di lantai 2

 

Breakfast disajikan di Bottega Restaurant, yang letaknya bersebelahan dengan kolam renang di lantai 7. Sayang tempatnya kurang luas sehingga tamu yang tidak kebagian tempat dialihkan makan di lantai 6. Mungkin karena tamunya banyak, pelayannya juga kocar-kacir meladeni permintaan tamu yang ingin menu yang hanya ada di lantai 7, seperti telor misalnya, sehingga makanan di lantai 6 ini sering telat diisi kembali bila sudah habis.

Kesimpulannya, menginap di MG Suites ini cukup menyenangkan dan terjangkau, apalagi bila mengajak anggota keluarga yang banyak. Tinggal gelar tikar sama kasur angin di living roomnya.. haha. Oya, bagi yang ingin fitness atau spa, juga tersedia di hotel ini.

Neo+ Green Savana, Sentul – Bogor

Bandung macet. Bogor macet. Puncak macet juga, ditambah ada longsor. Haiiissh.. mau liburan aja susah banget, kemana-mana macet. Lagian liburnya cuma sebentar, tapi suntuk di rumah aja. Akhirnya inget pernah ada postingan teman yang nginep di salah satu hotel di Sentul yang ada kolam renangnya persis di depan kamar. Sebenarnya aku kurang suka kamar di depan kolam renang, karena pasti berisik. Tapi mumpung nginepnya weekday, pas banget nih nyoba kamar di depan kolam renang karena pasti tidak banyak tamu yang menginap.

Hotel yang aku maksud adalah Neo+ Green Savana yang letaknya ga jauh dari Jungleland, pas di belakangnya Taman Budaya Sentul. Hotelnya sendiri ga terlalu besar. Hanya terdiri dari 2 lantai sehingga kamarnyapun tidak banyak. Agak susah untuk booking di hotel ini kalau weekend karena sering penuh terutama untuk kamar yang berada persis di depan kolam renang.

Neo+ Green Savana by Aston

 

Tipe kamarnya hanya 2 macam, Standard dan Suite. Aku pilih yang Standard, itupun sudah luas banget sekitar 32m². Kalau bawa anak sebaiknya pilih yang Twin Bed karena kasurnya besar (2 queen bed), jadi lega banget apalagi kalau tempat tidurnya digeser dijadikan satu. Ada connecting doornya juga di setiap kamar.

Standard Room – Twin Bed

 

Kamar mandinya juga luas banget. Tempat shower, toiletnya dan area wastafel dipisahkan oleh dinding kaca. Jadi kalau yang satu mau pup, yang satu mau mandi, yang satu mau dandan ga rebutan tempat… haha…

Kamar mandi

 

Kolam renangnya sendiri terbagi jadi 3 bagian. Kolam dewasa, tapi ga dalam-dalam banget sekitar 1.2m, kolam anak-anak dan kolam jacuzzi. Kolam Jacuzzinya air hangat. Kolam renangnya bisa digunakan sampai jam 8 malam. Si kakak sempat minta berendam di jacuzzi malam-malam, tapi berhubung penerangannya kurang jadi agak-agak creepy juga berenang malam-malam.. ga keliatan nanti ada apa di dasar kolamnya…hiiyy..

Kolam dewasa

.

Kolam anak dan Jacuzzi

 

Untuk breakfastnya cukup lumayan. Ga enak-enak banget tapi acceptable lah. Tapi sayangnya peralatan makannya, terutama piring-piringnya, kurang bersih nyucinya. Masih terlihat bekas-bekas minyak di piringnya, ga keset gitu. Bahkan terlihat masih ada remah-remah di piringnya.

Oya, di samping hotel ada lapangan luas banget. Entah punyanya hotel atau punyanya Taman Budaya. Jadi selain berenang, anak-anak bisa main di sini. Pihak hotel juga menyediakan sepeda untuk disewa. Sewanya Rp.40.000,-/jam (weekday).

Lapangan di samping hotel

Sewa sepeda

.

Secara keseluruhan, hotel ini bisa dijadian aternatif tempat menginap yang menyenangkan. Ga jauh dari Jakarta, dan bebas macet. Kapan-kapan pasti balik menginap di sini :)