Jalan-jalan

Cerita tentang jalan-jalan

Mengurus Refund Tiket Pesawat

Pediihh… Batal lagi ke Bali.. hiikss. Ini kedua kalinya tiket pesawat ke Bali hangus.

Jadi ceritanya kantornya si papa mau ngadain semacam team building di Bali. Eh, jebule gununge mbledug. Haiyahh.. eventnya langsung dipindah ke Penang. Lah, aku sama anak-anak udah semangat ikut serta, udah booking tiket segala. Huaaa… Tadinya pingin nekat aja, aku sama anak-anak bertiga di Bali, biarlah si papa ke Penang. Tapi was-was juga sih.. takutnya nanti Gunung Agungnya meletus pas kita di sana, trus malah terlunta-lunta di airport. Ya sudah lah, kalau memang belum jodoh jangan dipaksain deh.

Akhirnya aku putuskan untuk refund tiket. Kebetulan aku booking tiketnya pakai Traveloka. Gampang banget ngurusnya. Tinggal klik dari aplikasi atau web tiket yang telah kita booking, trus pilih menu “Manage Booking”. Ehm, langkah-langkah selanjutnya ga usah aku jelaskan lagi ya. Bisa lihat di sini. Dan ga usah repot-repot chat sama CS-nya Traveloka, karena ujung-ujungnya tetap diarahkan untuk melakukan refund lewat web atau aplikasi.  Udah nyoba soalnya..hihi.

Aku booking tiket pesawat Sriwijaya Air untuk perginya, dan pulang naik Airasia. Yang Sriwijaya bisa direfund, tapi yang Airasia ga bisa  karena alasan Airasia adalah maskapai dengan low cost fare. Eh, padahal harga tiketnya lebih mahal Airasia ketimbang  Sriwijaya. Hhmppf.. Tapi kalau ada Force Majeure atau alasan sakit dengan menyertakan bukti medis, bisa kok direfund. Katanya, hehe.. Ya siapa tau nanti pas hari H bandara Ngurah Rai-nya ditutup biar uang tiketnya bisa balik. Hehe.. just kidding. Maafkan doa saya yang jelek ini >,<

Nah, untuk tiket Sriwijaya cepat banget prosesnya. Hari Sabtu aku mengajukan refund, hari Senin dapat notifikasi dari Traveloka kalau uang refund sudah ditransfer ke rekening. Sampai bengong liatnya. Tapi aku mengharapkan hanya dipotong 25%, tapi ternyata tidak. Ga tau juga gimana perhitungannya. Yang jelas dari harga total tiket 2,5 juta, dapat refund sekitar 1,6 juta trus dipotong lagi sama biaya administrasinya Traveloka 30 ribu/penumpang ditambah lagi ada Covenience Fee Redeemed Points sebesar 196 ribu. Yang terakhir ga jelas apaan, pasrah aja deh. Udah terlanjur sebel >.<

Serunya Pesan Hotel dengan Traveloka

Salah satu kegiatan iseng aku kalau sudah bosan liat status-status teman di facebook atau instagram adalah buka-buka aplikasinya Traveloka. Lho, emangnya mau pergi? Enggak juga sih, cuma karena lihat statusnya teman yang pergi sana pergi sini jadi ingin tahu kira-kira rate hotelnya berapa. Biar bisa kira-kira harus mempersiapkan budget berapa untuk liburan.

Aplikasi Traveloka merupakan aplikasi wajib di hapeku. Paling suka sama Traveloka karena fitur-fiturnya yang banyak dan lengkap. Misalnya nih, waktu pergi ke Semarang liburan lebaran lalu. Pokoknya mau cari hotel yang dekat sama Simpang Lima, biar cari makannya gampang. Tinggal ketik Simpang Lima di “Destination“, keluar deh semua penginapan yang ada di sekitaran Simpang Lima, Semarang. Mulai dari budget hotel sampai hotel bintang 5. Lengkap. Harganya juga sudah termasuk PPN. Dan kalau kita pilih salah satu hotel, pada bagian petanya akan keluar tempat-tempat yang bisa dikunjungi di sekitar hotel tersebut, misalnya mall atau tempat makan beserta jaraknya.

Kebetulan suami juga suka road trip. Berhubung bawa anak-anak, jadinya jalannya mau santai. Kadang check out hotel sudah siang karena anak-anak mau berenang dulu, jadinya perjalanan ke kota berikutnya agak tertunda. Belum lagi di jalan sebentar-sebentar mau pipis, minta snack, atau ada tempat yang tiba-tiba ingin dikunjungi. Jadi gak ada target untuk sampai di suatu kota tertentu hari itu juga.

Seperti pada waktu perjalanan dari Yogya 3 tahun lalu. Rencananya dari Yogya mau ke Pangandaran, tapi karena mampir dulu ke Goa Maria Kaliori dan sudah terlalu sore dari sana, akhirnya kami menginap di Purwokerto. Biasanya kalau sudah maghrib kami akan berhenti dan mencari tempat untuk menginap. Nah, pakai Traveloka sangat membantu. Prosesnya cepat, mulai dari pembayarannya yang langsung terkonfirmasi sampai keluar voucher hotelnya gak pakai lama. Vouchernya juga gak usah diprint, tinggal sebutin reservasi atas nama kita pasti sudah ada datanya di pihak hotelnya.

Oya, Traveloka juga punya fitur Stay Guarantee, dimana bila terjadi masalah dengan reservasi kita, misalnya kita salah pilih hotel atau hotelnya overbooked, maka Traveloka menyediakan layanan 24 jam untuk membantu memecahkan masalah kita. Tapi sejauh ini sih, aku belum pernah ngalamin adanya masalah dengan reservasi di Traveloka. Tapi setidaknya dengan fitur ini membuat aku lebih nyaman bepergian.

Kelebihan Traveloka lainnya adalah deskripsi kamar hotelnya yang lengkap. Mulai dari mulai dari luas kamarnya, tipe tempat tidurnya sampai fasilitas di dalam kamar yang didapatkan. Dan tidak lupa poin yang akan kita dapatkan kalau memesan kamar tersebut. Hehe. Baru-baru ini pesanin hotel buat suami yang ada tugas di Singapur. Lumayan banget dapat poinnya gede. Kalau yang namanya ngumpulin poin, hobi banget deh. Apalagi poinnya bisa dipakai buat mengurangi harga hotel.

Selain dari poin, kalau mau dapat diskon juga bisa menggunakan promo-promo yang ada. Banyak deh promonya. Mau booking hari apa aja, pasti ada promo baik dari Travelokanya sendiri atau dari bank penerbit kartu kredit. Yang paling menyenangkan adalah promo ini belum termasuk di dalam harga hotel yang dipilih. Jadi setelah pilih kamar dan dapat total harga kamar, langsung dag dig dug masukin kode diskonnya dan taraaa… kasih liat total akhirnya ke suami. Biasanya suami langsung bilang, “Good job, Ma.”

Aeon Mall Jakarta Garden City, Cakung

Aeon Mall Jakarta Garden City baru saja dibuka tanggal 30 September 2017 lalu. Mall yang berlokasi di Cakung ini menempati area seluas 85.000 m2. Mall ini sepertinya menjadi mall terkeren di Jakarta Timur. Lalu ada apa aja sih di mall ini? Yang pasti seperti mall-mall lainnya, ada banyak toko dan restaurant di sini. Tapi berhubung ini Aeon Mall, maka bagi pecinta makanan Jepang pasti puas deh kuliner di sini. Ada Kokoro Tokyo Mazesoba, Toyofuku Ramen, Slap Noodles, Sushi King, Ringer Hut, Sukiya, Ramen SeiRock-Ya, Universal Noodle Ichiro Ramen Market, Zenbu, Gyu Kaku, dan masih banyak lagi. Trus ga ketinggalan juga ada Aeon Sushi dan Sashimi.

Buat yang ga suka makanan Jepang, tenang, masih banyak makanan lain di sini, mulai dari makanan Indonesia, Korea, China, Vietnam, Italia, dll. Tinggal pilih. Aeon Mall Cakung ini menyediakan banyak tempat makan. Ada Zoo Cafe, tempat makan yang bertemakan hutan, dan ada Food Court “Gourmet Garden”.

Food court “Gourmet Garden”

Tapi sebenarnya yang paling menarik pengunjung untuk datang ke sini adalah adanya Kincir raksasa yang berada di rooftop. Orang-orang menyebutnya Bianglala. “Eh, naik Bianglala yukk..” Iih, emangnya ini Dufan.. hihi. Padahal kincir ini punya nama sendiri yaitu J-Sky Ferris Wheel. J-Sky Ferris Wheel mempunyai tinggi 70 meter dengan 32 gondola yang dilengkapi pendingin di dalamnya. 1 gondola berisi maksimal 6 orang. Harga tiketnya Rp. 50.000,-/orang. Kalau mau berduaan aja 1 gondola sama pacar bisa juga, tapi harus membayar Rp. 160.000,-/pasangan. Atau kalau mau 1 keluarga 1 gondola bisa ambil tiket VIP dengan harga Rp. 350.000,- untuk maksimal 6 orang.

J-Sky Ferris Wheel

Tarif J-Sky Ferris Wheel

Kebetulan aku ke sini bersama mama-mamanya teman anakku. Diajakin naik kincir pada ga mau. “Ngapain ah bayar 50 ribu trus yang diliat pemandangan Cakung dan sekitarnya. Kalau pemandangannya kayak di Singapur, boleh deh.” Ya iyalah, harganya juga beda. Hihi.. dasar emak-emak. Padahal besok-besok kalau datang bawa anak pasti deh naik.. :D

Selain ferris wheel, di area rooftop ini terdapat juga tempat bermain. Aduh tapi panas banget di sini. Kasian anak-anak kalau main siang-siang di sini. Waktu aku datang kebetulan sedang mendung. Itu juga udah panas banget, apalagi kalau lagi terik sinar mataharinya.

.

Ada juga lonceng kebahagiaan, bisa foto-foto di sini dan membunyikan lonceng. Ada artinya lho. Trus bagi pasangan yang ingin mengikat cintanya bisa pasang gembok cinta.

Di lantai 3F dekat Food Court “Gourmet Garden” ada tempat bermain juga untuk anak-anak di bawah 12 tahun, namanya Fanpekka. Fanpekka merupakan arena bermain anak yang dibuat bekerja sama dengan Kedutaan Besar Finlandia.

Fapenkka

Kalau dilihat dari patung yang ada di gambar di atas, aku pikir itu bebek >,<. Karena syal kuning yang menutupi mulut patung tersebut terlihat seperti paruh bebek. Haha… Ternyata itu adalah Tonttu. Tonttu adalah peri kecil yang suka membantu Sinterklas. Tonttu hidup di dunia gaib dimana abad pertengahan dan abad modern bercampur dalam suasana di kota kecil Finlandia. Di sini anak-anak diajak berimajinasi untuk ikut dalam perjalanan ke dunia Tonttu dimana suasana natal, magic, dan peri-peri bercampur sehingga mereka merasa dibawa ke dunia lain. Jadi jangan heran kalau di Fanpekka ini ada pohon natal, padahal sekarang bulan Oktober dan natalan masih lama.

Yang bikin senangnya lagi adalah main di sini tidak dibatasi oleh jam. Jadi bayar tiket masuk sekali trus bisa main seharian sampai puas. Mau merayakan ultah di sini juga bisa lho, ada party room yang bisa disewa.

Tarif Fapenkka

Di Aeon Mall Cakung ini juga terdapat ice skate rink dengan luas 1.800 m2 yang menjadi arena ice skating terbesar di Indonesia. Cuma kemarin pas ke sana, belum sempat liat arena ini (dan ternyata memang belum buka) soalnya sudah waktunya jemput anak pulang sekolah :D