The Jungle Waterpark, Bogor

Pagi-pagi dapat rejeki nomplok, yaitu diajakin berenang di The Jungle, Bogor sama adik ipar. Bayar sendiri-sendiri sih, tapi paling engga si papa jadi ga mager karena ada yang nyupirin ke sana :D.

The Jungle Waterpark berada di kawasan perumahan Bogor Nirwana Residence. Sebelahan sama Aston Hotel. Harga tiket masuknya Rp. 80.000,-/orang untuk weekday; Rp. 100.000,-/orang untuk weekend; dan Rp. 120.000,-/orang untuk high season. Selain HTM, pengunjung diwajibkan memberi deposit tiket elektronik sebesar Rp. 25.000,-/grup, yang mana deposit ini dapat kita minta kembali setelah keluar dari The Jungle. Tapi, The Jungle ini banyak promonya. Hampir tiap bulan ada promo, jadi sebelum ke The Jungle sebaiknya googling dulu cari-cari promo yang berlaku. Oya, untuk anak dengan tinggi badan di bawah 80cm tidak dikenakan HTM, alias gratis. Di atas 80cm kena full-price. Plus dilarang juga untuk membawa makanan dari luar.

Konsep dari The Jungle adalah menyatu dengan alam. Jadi suasananya memang kelihatan teduh, banyak pepohonan. Tapi emang di Bogor udaranya ga kayak di Jakarta sih. Coba deh berenang di Atlantis, Ancol, walaupun lumayan banyak pohonnya, tapi panasnya nyelekit di kulit. Sepanas-panasnya Bogor, bagi orang Jakarta mah adem..haha.

The Jungle menyediakan berbagai macam wahana yang bisa bikin anak-anak betah, ga mau pulang, yaitu :

1. Cabana

Cabana ini merupakan bilik yang dapat kita sewa untuk tempat beristirahat atau berganti baju. Cabana ini dilengkapi dengan kunci, sehingga barang-barang di dalam Cabana bisa kita tinggal sementara kita bermain air. Cabana ini disewakan dengan harga Rp. 200.000,-/3 jam selama weekday, dan Rp. 275.000,-/3 jam selama weekend.

Bagi yang tidak menyewa Cabana, jangan kuatir. Banyak kursi-kursi di sekeliling area yang bisa dijadikan tempat kita menaruh barang. Untuk benda-benda berharga seperti dompet dan HP bisa ditaruh di loker dengan tarif Rp. 20.000,-/1 kali buka kunci. Jadi sebelum ditaruh di loker, pastikan kita sisihkan uang secukupnya untuk jajan.

2. Aqua Pool

Aqua Pool merupakan kolam yang diperuntukkan bagi anak-anak. Di sini ada perosotan, ember tumpah dan water canon -yang sayangnya sudah tidak berfungsi semua-. Selain itu ada juga permainan Bola Angin, yaitu berupa bola raksasa dimana kita bisa masuk di dalamnya, kemudian bola tersebut diisi angin. Tarif permainan ini Rp. 15.000,-/orang.

3. Kiddy Pool

Selain Aqua Pool, terdapat juga Kiddy Pool. Di Kiddy Pool ini boleh dibilang hampir tidak ada permainannya. Hanya ada 1 perosoton kecil.

4. Fountain Futsal

Dinamakan Fountain Futsal karena area ini berbentuk lapangan futsal dengan air mancur yang siap menyemprot kita. Kalau mau main di sini, harus bawa bola sendiri karena tidak disediakan bola di sana. Oya, selain itu harus ekstra hati-hati karena lantainya sangat licin karena lumut-lumut yang ada tidak dibersihkan.

5. Kawah Ratu

Kawah Ratu merupakan kolam indoor dengan air hangat. Kolamnya ada 2, untuk dewasa dan untuk anak-anak. Sayang air di kolam ini sangat kotor :(

6. Tower Slide

Tinggi Tower Slide ini sekitar 12 meter dan panjangnya 100 meter. Ada 2 slide di sini, model terbuka dan terowongan. Yang terowongan, asli gelap banget di dalam >.<
Untuk meluncur di sini wajib menggunakan ban pelampung. Harga sewa pelampungnya adalah Rp. 35.000,-/3 jam.

7. Racer slide

Racer slide ini memiliki 4 slide yang saling berdampingan.

8. Lazy River

Lazy river ini merupakan kolam arus, dimana kita tinggal duduk manis di ban pelampung dan pelampung tersebut bisa jalan sendiri mengikuti arus air. Di sini airnya dingin banget dan di beberapa tempat ada pancuran yang akan menyiram badan kita. Saat mengarungi Lazy River, kita juga dapat melihat berbagai macam ikan air tawar yang (katanya) langka yang terdapat pada Giant Aquarium.

9. Wave Pool

Di Wave Pool kita dapat merasakan ombak seperti di laut. Mesin pembuat ombaknya hanya akan dinyalakan selama 15 menit setiap jamnya. Sebaiknya menggunakan ban pelampung untuk bermain di sini karena kalau tidak akan terdorong-dorong oleh ban pelampung yang digunakan pengunjung lain.

11. Leisure Pool

Di Leisure Pool, kita dapat menikmati makanan dan minuman yang dijual di kedai yang ada di bagian tengah kolam. Maaf, ga kefoto :)

12. Cinema 4D

Cinema 4D ini letaknya terpisah dengan area kolam renang. Lebih tepatnya ada di basement dekat parkiran. HTM The Jungle sudah termasuk wahana Cinema 4D ini. Karena letaknya yang terpisah, alhasil kami lupa untuk bermain di sini :(

 

Akhir kata, seru banget deh main air di The Jungle ini. Untung kami ga jadi nyewa Cabana, yang waktu sewanya hanya 3 jam dan harus bayar lagi untuk memperpanjang, karena ternyata kami pulang sampai The Junglenya tutup.. haha.

Rumah Guguk, Bandung

Dari Farmhouse kami lanjut ke Rumah Guguk. Rumah Guguk ini terletak di Jl. Pada Lestari no.23, Sukasari, Bandung Utara. Letaknya tidak jauh dari Gumilang Regency Hotel. Rumah Guguk ini ada di dalam kompleks perumahan. Jadi dari Jl. Setiabudhi masih masuk lagi ke dalam gang. Agak susah ke sini kalau tidak punya kendaraan pribadi.

Rumah Guguk ini awalnya adalah sebuah petshop. Tapi lama kelamaan berkembang menjadi salon hewan, tempat penitipan hewan dan dibuka untuk umum. Pengunjung yang datang ke sini dikenakan tiket masuk. Waktu aku browsing dapat info bahwa tiket dapat ditukar dengan makanan atau barang di petshop. Tapi sewaktu kami ke sana ada 2 pilihan tiket. Tiket pertama lupa harganya, tapi hanya bisa main dengan guguk kecil. Lalu ada tiket terusan seharga Rp. 50.000,- bisa main dengan guguk kecil dan guguk besar. Tapi tiketnya adanya cuma tiket terusan. Bah!. Kalau menurut aku sih ini terlalu mahal dan tidak ada penukaran tiket dengan makanan atau barang dari petshop.

Rumah Guguk

Rumah Guguk ini terbagi 2 area. Area pertama berupa bangunan dimana terdapat petshop, salon hewan, tempat penitipan hewan, cafe dan kolam renang. Di sini juga ada tempat untuk bermain dengan guguk kecil. Area ke 2 berada persis di depan area 1. Area 2 ini, yang dinamakan Kebunku, merupakan sebuah taman yang dilengkapi dengan kandang-kandang hewan dan cafe. Guguk yang besar-besar ada di sini.

Petshopnya lengkap banget. Semua keperluan hewan peliharaan ada di sini. Tempat groomingnya terlihat bersih. Para pemilik hewan bisa melihat hewan kesayangannya digrooming dari dinding kaca.

Barang-barang di petshop

Kolam guguk

Kandang guguk

Di bagian samping luar petshop terdapat bangunan dan kandang untuk bermain dengan guguk kecil. Alas kaki wajib dilepas dan disediakan sandal untuk masuk ke tempat ini.

Tempat guguk kecil

Guguknya pakai pampers :D

Setelah puas bermain dengan guguk kecil, kami menuju Kebunku. Di dalamnya dibuat seperti taman dengan kandang-kandang hewan yang terlihat sangat chic.

Kebunku

Kandangnya lucuk

Cafe

Di Kebunku pengunjung bisa berfoto bersama guguk yang besar-besar. Kalau ingin berfoto dengan guguknya disarankan untuk membeli makanan guguk untuk memancing supaya si guguk mau difoto. Akan ada petugas yang membantu dan memberi petunjuk cara memberi makan guguknya.

Guguknya gede bingits

Cara yang salah memberi makan guguk. Bisa diterjang sama guguknya.

Selain guguk, di Kebunku juga terdapat kucing. Kucing-kucingnya ada di dalam kandang.

Di dalam kandang kucing

The kucings

Selain kucing, ada juga kelinci dan ikan. Tapi ikannya ikan kecil-kecil dan hanya ditaruh di box plastik.

Tempat kelinci

Anak-anak senang banget main di Rumah Guguk. Tinggal mamanya yang senewen karena banyak bulu-bulu hewan yang nempel di baju mereka, yang berarti jok mobil juga akan banyak bulu-bulu hewan. Huaa…

.

Farmhouse, Lembang

Beberapa kali mau ke Farmhouse sama si papa tapi selalu gagal karena ga dapat tempat parkir. Sebenarnya aku sama anak-anak sudah pernah ke sini bareng sama teman-temannya si kakak tahun lalu. Tapi kepingin banget ngajak si papa, karena anak-anak mau promosiin susu sama sosisnya ke papa..halah.

Sengaja kami pilih penginapan yang letaknya ga jauh dari Farmhouse, yaitu Gumilang Regency Hotel. Niatnya mau naik angkot aja pagi-pagi dari hotel ke Farmhouse biar ga ribet soal parkir. Tapi akhirnya batal karena kami pikir malas juga kalau harus bolak-balik ke hotel. Jadinya sekitar jam 9 pagi kami sudah check out dari hotel dan langsung menuju ke Farmhouse. Sampai di sana parkiran sudah lumayan ramai.

Sementara si papa parkir, aku turun beli tiket. Harga tiketnya Rp. 25.000,-/orang dan tiketnya dapat ditukar dengan susu. Tahun lalu waktu aku ke sini, tiketnya bisa ditukar dengan sosis atau susu. Sekarang kok cuman susu aja ya? Hhmm… Akhirnya kami beli sosis karena anak-anak belum sarapan. Farmhouse ini selalu ramai didatangi pengunjung, meskipun hari biasa tetap ramai. Heran ya orang ga bosen-bosen datang ke sini.

Area Farmhouse ini sebenarnya tidak terlalu luas. Di dalamnya dibuat seperti kota kecil di Eropa. Ada cafe-cafe dan toko-toko yang menjual cookies, coklat dan suvenir. Bahkan tersedia penyewaan kostum tradisional Eropa yang bisa digunakan sambil berfoto-foto mengelilingi area Farmhouse ini. Anak-anak aku tawarin nyewa kostum langsung pada nolak. Hihi.

Bangunan yang dibuat menyerupai kota kecil di Eropa dijadikan latar belakang untuk berpose dengan menggunakan baju tradisional Eropa

Tarif sewa kostum

Jual coklat dan suvenir

Di Farmhouse ini juga terdapat beberapa hewan peliharaan yang imut-imut, seperti domba, kelinci, burung, iguana, landak, dsb. Mau befoto dan memberi makan hewan-hewan tersebut juga bisa cukup dengan membeli makanannya seharga Rp. 5.000,-. Tapi kalau mau berfoto, harus bilang dulu ke pengawasnya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Dombanya gemuk-gemuk :D

Bisa memberi makan burung di sini

Kandang landak

Berbagai hewan peliharaan yang ada di Farmhouse

Selain itu terdapat juga rumah-rumah hobbit yang menjadi sasaran pengunjung untuk tempat berfoto. Hobbit adalah makhluk fantasi karya penulis The Lord of the Rings. Makhluk tersebut bertubuh pendek dan tinggal di perbukitan dengan membuat rumah di dalam pohon dengan lorong-lorong yang indah dan tertata rapi. Nah rumah-rumah tiruan inilah yang terdapat di Farmhouse dan menjadi salah satu tempat yang ramai untuk berfoto.

Rumah Hobbit

Kalau aku, yang paling aku suka di Farmhouse ini adalah melihat bunga yang beraneka warna. Kepingin rasanya beli dan tanam di rumah. Tapi pasti bunganya ga hidup kalau di Jakarta. Panaaass.

Segar liat bunga ini ^,^

Beraneka macam bunga

Bagi pasangan yang ingin mengikatkan tali cintanya, ga usah jauh-jauh pergi ke Pont Des Arts, Paris. Cukup pergi Paris van Java, tepatnya di Farmhouse ini dan bisa memasang gembok cinta di tempat khusus yang disediakan.

Gembok cinta

Berfoto dan jalan-jalan mengelilingi Farmhouse ini memang menyenangkan, apalagi dengan udaranya yang sejuk..bikin betah. Namun sebaiknya pilih waktu tepat untuk ke sini, jangan pas musim liburan untuk menghindari antrean baik di tempat parkir maupun di dalam Farmhousenya.