Seru Nih di Seruni

Sudah lama penasaran sama yang namanya Hotel Seruni, karena denger dari teman-teman dan membaca blog orang katanya tempat ini bagus banget. Sebenarnya males banget nginep di daerah Puncak, secara jalanannya macet dan tempat hiburannya juga itu-itu aja. Tapi karena penasaran sama hotel ini terutama sama beach poolnya, jadi liburan kali ini tujuannya adalah ke Hotel Seruni.

Hotel Seruni terletak di Cisarua, dekat dengan Taman Safari. Ambil jalur yang menuju Taman Safari, nanti di sebelah kiri jalan ada belokan yang menuju ke Hotel Seruni. Hotel ini terdiri dari 3 hotel, yaitu Seruni Pangrango (Seruni 1), Seruni Gunung Gede (Seruni 2) dan Seruni Gunung Salak (Seruni 3). Semuanya berada di dalam 1 area yang luas dengan pemandangan alamnya yang bagus banget. Masing-masing hotel juga punya kolam renang sendiri-sendiri, tapi bila menginap di sini kita bebas menggunakan kolam renang yang mana aja.

Seruni Pangrango

Seruni Pangrango atau disebut juga Seruni 1 terletak paling depan dekat pintu masuk hotel. Seruni Pangrango hanya terdiri dari 2 tingkat dan harganya paling murah dibanding Seruni lainnya. Nah berhubung harganya paling murah, makanya kami ambil kamar yang di sini..hihihi..

Tampak depan kamar Deluxe Seruni Pangrango

Tampak depan kamar Deluxe Seruni Pangrango

 

Kolam renang Seruni Pangrango. Yang sebelah kanan adalah kolam untuk anak.

Kolam renang Seruni Pangrango. Yang sebelah kanan adalah kolam untuk anak.

 

Playground Seruni Pangrango

Playground Seruni Pangrango

 

Ada lapangan tenisnya juga

Ada lapangan tenisnya juga

 

Seruni Gunung Gede

Seruni Gunung Gede mempunyai tipe kamar yang lebih banyak lagi dan mempunyai kamar untuk keluarga yang saling terhubung. Di Seruni 2 ini dilengkapi juga dengan 2 restoran, ruang meeting, ruang fitness, ruang spa dan massage.

Hotel Seruni Gunung Gede

Hotel Seruni Gunung Gede

 

Kolam renang di Seruni Gunung Gede. Kabarnya di kolam ini ada air hangatnya, tapi pas kami ke sana airnya dingin semua :) Mungkin karena weekday.

Kolam renang di Seruni Gunung Gede. Kabarnya di kolam ini ada air hangatnya, tapi pas kami ke sana airnya dingin semua, mungkin karena weekday :)
Oya, ada jacuzzi-nya juga loh..

 

Sarapan di restoran Seruni Gunung Gede diiringi permainan kulintang

Sarapan di restoran Seruni Gunung Gede diiringi permainan kulintang

 

Seruni Gunung Salak

Seruni Gunung Salak merupakan hotel yang paling baru atau terakhir dibangun. Dilengkapi dengan beach pool yang menjadi favorit pengunjung di sini.

Pemandangan Seruni Gunung Salak

Pemandangan Seruni Gunung Salak

 

Kolam ini terbagi 3, yaitu kolam dewasa, kolam anak-anak dan kolam pasir. Sebenarnya masih ada 1 kolam lagi yang dilengkapi olahraga air dan seluncuran yang letaknya agak jauh ke bawah, tapi sayang ga difoto :)

Kolam ini terbagi 3, yaitu kolam dewasa, kolam anak-anak dan kolam pasir.
Sebenarnya masih ada 1 kolam lagi yang dilengkapi olahraga air dan seluncuran yang letaknya agak jauh ke bawah, tapi sayang ga difoto :)

 

Kids are having so much fun

Main pasir di gunung :)

 

Secara keseluruhan pemandangan alam di Seruni ini memang menakjubkan dan sepertinya hotel ini selalu ramai pengunjung meskipun bukan pada hari libur. Sebelum ke sini, aku sempat cari-cari voucher hotelnya di web diskon hotel. Hasilnya nihil. Ada sih travel agent lokal yang memberikan harga lebih murah, tapi murahnya cuma 25 ribu… hihi.. Mendingan engga deh, daripada malah ketipu. Di resepsionis aku nyoba minta special rate untuk nginep 2 malam, ga dikasih. Nanya harga kalau ga pakai breakfast, sama aja. Minta mau lihat kamarnya dulu, malah disuruh liat fotonya aja di tv yang ada di lobby resepsionis.. hahaha… Susah emang kalau hotel ga pernah sepi kaya gini :)

Tarif hotel Seruni

Tarif hotel Seruni

 

Review Deluxe Room Seruni Pangrango

Aku ambil kamar di Seruni Pangrango plus extra bed karena mertua kebetulan ngikut. Kamarnya sendiri cukup lebar dan tempat tidurnya bersih dan nyaman. Ada balkonnya juga. Tapi untuk kamar seharga 400 ribu weekday/500 ribu weekend, aku rasa fasilitasnya sangat kurang. Tidak ada AC-nya (semua kamar di Seruni 1,2,3 tidak ada yang menggunakan AC. Bayangkan sudah berapa banyak penghematan biaya listrik yang diperoleh), tidak ada kulkas kecil/mini bar, TV nya masih tv tabung dengan siaran tv-nya bruntusan alias gambar ga jernih (padahal saluran tv kabel), kamar mandi tidak dilengkapi dengan exhaust fan sehingga kamar mandi tidak pernah kering.

Deluxe Room Seruni Pangrango

Deluxe Room Seruni Pangrango

 

Makin sebel lagi liat Tabel Ganti Rugi atas Rusak atau Hilangnya Barang-barang Hotel yang ditempel dekat lampu tidur. Jadi keliatan banget kalau pemilik Seruni ini bener-bener pelit…hahaha.. Masa penggantian tv yang rusak besarnya 7,5 juta padahal tv-nya masih tv tabung 21″. Belum lagi charge 200 ribu kalau ketahuan menurunkan tempat tidur dan charge 1 juta bila membawa peralatan masak dan barang elektrik. Hadeeh…

Tarif penggantian barang rusak atau hilang

Tarif penggantian barang rusak atau hilang

 

Itu tadi review kamar di Seruni 1 ya.. Entah bagaimana fasilitas yang ada di kamar Seruni 2 dan 3. Tapi kalau aku liat di website hotelnya sepertinya fasilitasnya sama. Hanya luas kamar, view dan hiasan kamarnya saja yang berbeda.

Oya, kalau aku perhatikan nampaknya ada juga pengunjung yang datang berenang di beach pool meskipun bukan tamu hotel. Maklum deh, area hotel ini luas banget, jadi ga mungkin ngawasin tamunya satu-satu. Dan akses ke kolam renangnya memang benar-benar terbuka. Selain itu juga nampak penduduk sekitar yang turut berenang di sini. Well, soal yang satu ini sih aku sama sekali ga keberatan karena aku juga tahu beberapa hotel memang memperbolehkan hal seperti ini demi menjaga keharmonisan dengan penduduk sekitar. Mending mereka yang numpang berenang di sini daripada orang yang lebih mampu yang  numpang berenang gratis di sini :D .

Jadi kesimpulannya.. meskipun menurutku fasilitas kamar hotelnya kurang, menginap di Seruni bisa dijadikan alternatif liburan keluarga yang mengasyikan terutama buat anak-anak. Bagi yang tidak suka berdiam diri di kamar pasti ga terlalu ambil pusing dengan fasilitas kamarnya. Bagi emak-emak yang suka bawa kompor buat masak atau ngangetin makanan anak-anak (seperti aku), hati-hati aja jangan sampai ketahuan… hahaha..

pizap.com13983513514192

Kampung Gajah – Lembang

Dari Floating Market, tujuan selanjutnya adalah Kampung Gajah. Baca-baca di internet, harga untuk tiket terusannya adalah Rp. 250.000,- untuk weekend dan Rp. 200.000,- untuk weekday. Tapi setelah kami sampai di sana, ternyata sedang ada promo selama bulan Maret sehingga harga tiket terusannya hanya Rp. 75.000,-, walaupun ada beberapa wahana yang tidak termasuk di dalam tiket terusan. Yipiieee.. lumayan banget. Soalnya anak-anakku juga ga bakal naik semua wahana yang ada. Pada penakut…hehe..

 kampung-gajah-lembang

Oya, sebelumnya pada saat memasuki area parkir Kampung Gajah, ada pungutan lagi untuk tiket masuk. Aku lupa perorangnya kena berapa plus mobil. Jadi tiket terusan itu belum termasuk tiket masuk. Hadooohh… wisata Lembang ini semua-semua mahal lho. Hampir semua wisata di Lembang belum apa-apa udah dipungut tiket masuk duluan.

Kembali ke tiket terusan. Tiket seharga Rp. 75.000,- itu mencakup Futuristic Train, Bodycycle, Mini ATV, Children Playground, Tubby Slide, Horse Riding, Mini Buggy, Sky Rider, Bumper Boat, Formula Kart, Side Car, Buggy Futuristic, Buggy Family, Delman Royal. Lumayan banget lah, kalau harga segitu bisa naik berbagai macam wahana. Tapi ternyata… ga semua wahana dibuka. Alasannya hujan. Padahal waktu kami di sana hujan sudah berhenti, hanya cuacanya saja masih mendung.

Dapat harga promo :) Kalau ga promo harga tiket terusan dan satuannya lebih mahal.

Dapat harga promo :)
Kalau ga promo harga tiket terusan dan satuannya lebih mahal.

 

Yang pertama kami naiki adalah Buggy Family. Kereta ini memiliki tempat duduk untuk 4 orang dengan mesinnya yang berada di belakang. Suaranya? Ngalah-ngalahin bajaj! Asli ribut banget, kenceng pula. Yang duduk di belakang otomatis selama perjalanan harus tutup telinga.

Jalannya nanjak.

Jalannya nanjak.

 

Dari Buggy Family, kami mau mencoba Sky Rider. Tapi ternyata tutup. Bah!

Selanjutnya beralih ke Mini Buggy. Mini Buggy ini hanya bisa dinaiki anak-anak usia 7 tahun ke atas. Alhasil hanya si kakak yang naik.

pizap.com13965737745642

 

Ini adalah Children Palyground. Lumayan aku bisa duduk-duduk sambil nungguin anak-anak main.

children-playground-kampung-gajah

 

Suamiku misah sendiri karena penasaran mau naik Segway dan ATV untuk yang dewasa (bayar lagi, karena tidak termasuk tiket terusan). Tapi gak lama kok udah balik lagi, ternyata Segway-nya dipakai semua dan ATV yang dewasa ga jalan alias tutup…hihi..

Ini adalah Bumper Boat. Kami ga naik ini karena dikira tidak termasuk dalam tiket terusan. #tepokjidat

bumper-boat-kampung-gajah

 

Water bike, tidak termasuk di dalam tiket terusan. Jadinya ga bisa naik. Waktu aku lihat web-nya Kampung Gajah, kelihatannya jalur water bike nya panjang, ternyata cuma kolam kecil dan water bikenya cuma tiga.

water-bike-kampung-gajah

Rata-rata jumlah peralatan untuk menikmati setiap wahana seperti, water bike, buggy, segway, futuristic train, delman, kuda dsb tidak terlalu banyak. Jadi ga tau deh kalau pas lagi ramai pengungjung, antri apa engga.

Nah ini adalah Futuristic Train which is not so futuristic. Apanya yang futuristik sih? Udah keretanya biasa aja, jalannya asli lambat banget, bunyinya gledeg..gledeg.. dan cuma keliling jalur yang pendek 1 putaran. Barangkali memang sengaja dibuat lambat jalannya biar ga cepet turun… hahaha..

futuristic-train-kampung-gajah

 

Ini adalah permainan trampolin yang tidak dirawat, alias sudah rusak.

bungee-trampolin-kampung-gajah

 

Area Human Slide dan Buggy Slide di sebelah kiri yang berwarna hijau. Jalannya kotor tertutup dedaunan.

human-slide-kampung-gajah

 

Si kakak aku paksa naik Mini ATV, awalnya takut-takut jadi ketagihan. Soalnya rugi banget nih ga banyak permainan yang bisa dinikmati. Ini juga khusus untuk anak 7 tahun ke atas, jadi adeknya ga bisa naik. Mini ATV ini bisa dinikmati selama 5 putaran.

mini-atv-kampung-gajah

Selanjutnya kami mau naik Formula Kart, eeh.. tutup juga. Apalagi dong ya…
Akhirnya pilih naik Delman Royal. Suamiku ga mau ikut karena kasihan sama kudanya. Kebetulan jalur yang dilalui sama dengan jalur Buggy Family. Jalannya menanjak. Naik buggy aja berat, apalagi ini si kuda disuruh narik penumpang. Yah tapi kalau kita ga naik, orang lain juga naik. Iya kan? Daripada udah bayar tiket terusan tapi ternyata ga semua beroperasi juga ya sudahlah cuma aku sama anak2 yang naik. Eh, pas mau berangkat si kusir nambah 2 penumpang lagi. Sama juda boong dong, nambah beban lagi. :p

royal-delman-kampung-gajah

Delmannya melewari Rumah Hantu.

rumah-hantu-kampung-gajah

Wahana 4D Rider, tidak termasuk dalam tiket terusan.

4D-kampung-gajah

 

Secara keseluruhan, kunjungan ke Kampung Gajah ini kurang menyenangkan. Disamping banyaknya wahana yang tutup, terlihat juga permainan yang ada terutama yang dapat dinaikin anak-anak kurang seru. Lamanya permainan juga kurang lama, tidak sebanding dengan harganya. Apalagi yang namanya Futuristic Train itu, bikin geleng-geleng kepala. Mending ganti nama aja, ga usah pakai kata ‘Futuristic’ :p
Beberapa permainan juga terlihat kurang terawat. Oya, untuk setiap permainan juga hanya dapat dimainkan satu kali yaa.. jadi walaupun pakai tiket terusan, ga bisa terus-terusan main permainan yang sama.

Bagi para remaja dan orang tua, sebaiknya jangan beli tiket terusan karena disamping permainan yang ada dalam tiket terusan kurang seru, kebanyakan juga hanya untuk anak-anak di atas 7 tahun seperti Mini Buggy dan Mini ATV. Jadi yang punya anak di bawah 7 tahun, beli tiket satuan aja juga.

Sayang, ga sempat melongok ke dalam Waterboomnya, takut anak-anak pada minta berenang..hihi..

 

Floating Market – Lembang

Floating Market adalah salah satu tempat wisata terbaru di daerah Lembang, tepatnya di danau Situ Umar. Di sini kita bisa menikmati berbagai aneka makanan khas Jawa Barat yang dijual di dalam perahu-perahu. Tetapi jangan kuatir, para pembeli tidak usah bersusah-susah menyeberang dari satu perahu ke perahu lainnya untuk membeli makanan karena perahu-perahunya berjajar rapi di sekitar area makan.

Memasuki area parkir, setiap pengunjung dikenakan HTM Rp. 10.000,- plus Rp. 5.000,- untuk mobil. Tiket yang diberikan berupa voucher yang dapat ditukarkan dengan minuman. Wah, lumayan juga nih, beli tiket masuk tapi bisa ditukar dengan voucher minum. Tapi ternyata… vouchernya hanya bisa ditukarkan dengan minuman yang terdapat di pintu masuk Floating Market, tidak bisa ditukarkan dengan minuman yang terdapat di area makan Floating Market. Minuman yang tersedia adalah minuman dari mesin Nescafe berupa teh hangat, Milo, Nescaffe Latte, Choco Latte dan Ice Lemon Tea. Yaah… ini mah diam-diam kita dipaksa beli minuman sponsor..hihi..

Dari pintu masuk kita bisa langsung menyaksikan pemandangan danau yang indah, bersih dan banyak pepohonan. Area makannya berada persis  di seberang danau.

floating-market-lembang1

Untuk mencapai area makan, bisa dilakukan dengan berjalan kaki sambil menikmati pemandangan dan wahana-wahana yang ada, bisa juga dilakukan dengan menyeberangi danau dengan naik perahu. Tarifnya Rp. 1.000,-/orang.

floating-market-lembang-2

Ini adalah kios-kios yang menjual oleh-oleh khas Lembang, baju-baju anak dan dewasa. Di setiap kios pasti menjual jas hujan plastik seharga Rp. 5.000,-. Kebetulan banget aku ga payung, mana lagi gerimis :)

floating-market-lembang-3

pizap.com13959711854963

Ada berbagai macam wahana di sini yang bisa dinikmati oleh anak-anak maupun orang dewasa, antara lain :

  • Memberi makan angsa. Harga pakannya Rp. 5.000,-
  • Taman Kelinci. Kelincinya gemuk-gemuk, lucu. Harga tiket masuknya Rp. 20.000,-
  • Mancing belut. Harga tiketnya Rp. 20.000,-/2 jam.

taman-kelinci-floating-market-lembang

  • Mewarnai Keramik.

mewarnai-keramik-floating-market-lembang

  • Kampung Leuit. Leuit adalah adalah tempat penyimpanan padi yang biasa terdapat di daerah pasundan, merupakan bangunan khas sunda yang terdiri dari tiang-tiang kayu, dindingnya dari bilik bambu sementara atapnya menggunakan ijuk. Orang-orang Sunda jaman dulu memanfaatkan Leuit sebagai tempat menyimpan gabah. Di Kampung Leuit ini, kita dapat menikmati suasana pedesaan dengan desain khas Jawa Barat tempo dulu, di lengkapi dengan tumbuhnya tanaman pagi yang menghijau.

kampung-leuit-floating-market-lembang

  • Panen sayur organik. Di sini kita bisa membeli berbagai macam sayuran organik.
  • Petik strawberry.
  • Berbagai permainan untuk anak-anak.

wahana-anak-floating-market-lembang

  • Berbagai permainan di air.

wahana-floating-market-lembang

Nah, berhubung kami datang ke sini hari Senin, semua wahana yang ada tutup sodara-sodara… hihihi.. Tapi memang cuacanya kebetulan mendung dan hujan gerimis, jadi anak-anak ga terlalu kecewa karena ga bisa main.

Oya, untuk bertransaksi di area makan Floating Market ini, pengunjung diwajibkan membeli koin terlebih dahulu. Koin tersedia dalam pecahan 5.000-an dan 10.000-an. Jadi, semua makanan dan minuman yang ada di sini merupakan kelipatan 5.000. Dan tidak ada refund, jadi sebaiknya tentukan dulu mana makanan dan minuman yang akan dipesan baru beli koinnya. Harga makanan dan minumannya juga tidak terlalu murah. Ini cemilan yang kami pesan. Pisang Keju Gula Aren 15.000, Tahu Goreng Pedas 10.000, Potato Twister 10.000 dan Teh Botol botol palstik 10.000. Rasanya sih tidak mengecewakan. Tahunya enak, lembut walaupun isinya yang pedas cuma secuil. Potato Twisternya akhirnya dibungkus karena kami sudah kekenyangan, dan dimakan keesokan harinya masih enak.
makanan-floating-market-lembang

Bakpaonya lucu ^^

Bakpaonya lucu ^^

 

tahu-susu-floating-market-lembang

floating-market-lembang-4

Selain makanan yang tersedia di area Floating Market, ada juga makanan yang dijual area restoran yang berupa bangunan permanen. Kalau kita capek tapi belum mau pulang, masih pingin leyeh-leyeh sambil menikmati udara sejuk di Lembang, kita bisa menyewa saung-saung yang letaknya tersebar di seluruh area Floating Market. Ada yang kecil, ada juga yang besar untuk rombongan.

Senang banget jalan-jalan di sini. Udaranya segar, pemandangannya juga asri, hijau, bikin mata seger. Oya, buat yang mau bikin foto pre-wed juga bisa loh di sini. Pas, kami ke sini kebetulan ada yang lagi bikin juga :D

pizap.com13963179263954