Syuting acara Rumah Dongeng DAAITV

Kali ini TK-nya Edward dapat tawaran dari DAAITV untuk mengisi acara Rumah Dongeng. Tawarannya cukup mendadak karena kebetulan ada TK lain yang batal syuting. Begitu ditanya kepala sekolahnya bersedia apa engga, emak-emaknya langsung jawab hayo aja…hihi.. Kebetulan kami baru pesan baju batik untuk dipakai lomba nyanyi dalam rangka Hardiknas di TMII, jadi bisa sekalian dipakai untuk syuting di DAAITV.

Syutingnya dijadwalkan tanggal 8 Mei jam 13.30 WIB. Dari sekolah kami berangkat jam 11 lewat, iring-iringan 5 mobil para orang tua. Anaknya sendiri yang mau syuting ada 13 anak, ditambah guru yang ikut ada 4 plus para ortu. Hahaha.. kayaknya kebanyakan pendampingnya deh.

Oya, sebelumnya kami sudah diingatkan terlebih dahulu oleh pihak DAAITV untuk tidak membawa makanan yang mengandung hewan ke dalam gedung Yayasan Budha Tzuchi, termasuk telur. Jadi sebelum berangkat anak-anak diwanti-wanti makan dulu biar ga kelaperan. (Tapi tetep aja paket ayam McD dan nasi kotak buat para guru dan ortu tersedia di dalam mobil… hihi.. takut banget kelaperan).

DAAITV berada di dalam gedung Yayasan Budha Tzuchi di kawasan Pantai Indah Kapuk. Cukup jauh juga perjalanan ke sana dari Jakarta Timur. Puji Tuhan, ga macet. Jadi sampai di sana masih banyak waktu berleha-leha. Memasuki gedung kita diwajibkan melepas sepatu dan diberi kantung untuk menyimpan dan membawa sepatu tersebut. Ealah.. dikirain ada tempat penitipan sepatunya, ternyata harus dibawa juga.

14025393318841

Ga mau kalah sama anak-anal ^,^

Ga mau kalah sama anak-anak ^,^

 

Sambil menunggu giliran syuting, anak-anak diberi tempat duduk di depan studionya. Dan dapat kabar bahwa kami harus mengisi acara untuk 2 episode. Waah.. malah lebih bagus deh. Masa udah jauh-jauh ke sana syutingnya cuma sebentar..hihihi.. Eh, sempat dapat pujian dari beberapa kru DAAITV loh.. katanya batiknya bagus. Haha.. siapa dulu dong yang milih… ga percuma bolak-balik ngubek-ngubek pasar jatinegara :D

Pas syuting, anak-anak terlihat canggung. Apalagi waktu disuruh nyanyi. Tapi karena Kak Heru si Paman Dongengnya ramah dan bisa ngambil hati anak-anak, anak-anak jadi ga canggung lagi malah mereka seneng banget ketawa sepuas-puasnya sambil dengerin dongeng. Waktu episode pertama sempat dicut dan diulang berapa kali, tapi waktu episode ke-2 cuma dicut sekali.

14025389166461

Selesai syuting kurang lebih jam 3 lewat. Anak-anak berfoto bersama kak Heru terlebih dulu dan berfoto di depan gedung Yayasan Budha Tzuchi sebelum pulang.

14025383806501

14025385696282

Edward seneng banget dan ga sabar nungguin acaranya tayang di TV :D

Field Trip ke Lanud Halim Perdanakusuma

Ini adalah Field Trip ke-4 selama Edward sekolah di TB/TK Toby. Yang pertama adalah ke Pabrik Sari Roti (playgroup), ke Dinas Pemadam Kebakaran Matraman (TK A), ke Redaksi Majalah Mombi (TK B) dan yang terakhir adalah ke Lapangan Udara Halim Perdanakusuma (TK B).

Dari sekolah, kami konvoi 7 mobil orang tua yang dipakai untuk mengangkut sekitar 45-an anak. Oya, untuk mengunjungi Lanud Halim ini jumlah mobil yang boleh ikut dibatasi oleh pihak Lanud. Kami disarankan untuk menggunakan bis. Tapi demi menghemat biaya, akhirnya mobil orang tua yang dipakai. Tadinya hanya diperbolehkan 5 mobil yang bisa masuk, tapi akhirnya pihak sekolah nego menjadi 7 mobil.

Sampai di Lanud kurang lebih jam 9, tetapi sepertinya kami kurang pagi. Sudah ada TK lain yang berada di hanggar dan telah selesai naik ke dalam pesawatnya. Anak-anak TB/TK kami ga kebagian naik pesawat ini karena kami langsung disuruh mengikuti bus TK tersebut menuju ke tempat lain. Aku ga terlalu perhatiin tipe pesawatnya, tapi jenis pesawat biasa. Berarti di dalamnya kurang lebih seperti pesawat penumpang. Ya sudahlah.. kalau pesawat seperti ini anak-anak pasti sudah banyak yang tahu.

Selanjutnya kami dibawa melihat pesawat CN295. Pesawat ini digunakan untuk penunjang misi militer, pengiriman logistik, serta misi kemanusiaan. Di sini anak-anak diperbolehkan masuk ke badan pesawat melalui ekor pesawat. Cool… :D

field-trip-lanud-halim-perdanakusuma13988696728562

field-trip-lanud-halim-perdanakusuma2

Selanjutnya kami menuju Museum Lanud Halim Perdanakusuma. Wuiihh… adem banget di sini :)
Museum ini menceritakan sejarah berdirinya Lanud Halim Perdanakusuma dan juga terdapat foto-foto dan benda-benda bersejarah TNI AU.

13988709326131

museum-lanud-halim-perdanakusuma

museum-lanud-halim-perdanakusuma2

Di bagian belakang museum terdapat Mini Theatre. Di dalam mini theatre ini anak-anak menyaksikan 2 film. Film pertama adalah film berbahasa inggris mengenai pesawat tempur. Isi filmnya sendiri aku kurang ngerti karena selain berbahasa inggris suaranya juga kurang jelas. Anak-anak boro-boro juga ngerti, pokoknya kalau gambar pesawat atau pemandangannya keren langsung tepuk tangan, pesawatnya bermanufer tepuk tangan lagi, pilotnya keren giliran emak-emaknya yang tepuk tangan…hahaha..

Film ke 2 mengenai Tim Akrobatik Jupiter TNI AU. Di sini anak-anak tepuk tangan terus melihat tim Jupiter melakukan akrobatik di udara.

museum-lanud-halim-perdanakusuma3

Selesai nonton film, kunjungan kami ke Lanud pun berakhir. Setelah anak-anak menyantap makan siang, mereka berfoto bersama di depan museum dan kemudian kembali lagi ke sekolah.

13988710860203

Agro Wisata Gunung Mas – Puncak

Bingung mau jalan-jalan kemana di Puncak, akhirnya suami ngajak ngelihat kebun teh. Kebetulan anak-anak juga belum pernah lihat kebun teh. Pernah juga lihat di televisi mengenai wisata Gunung Mas ini dan kelihatannya menarik. Agro Wisata Gunung Mas Puncak ini adalah milik PTP Nusantara VIII. Dengan ketinggian 800-1200 m di atas permukaan laut membuat tempat ini sejuk sekali dan layak untuk ditanami teh.

Harga tiketnya aku lupa catat, soalnya buru-buru sambil nyari uang di tas. Kami masuk berlima (4 dewasa, 1 anak + mobil) dikenakan biaya Rp. 48.500,-. Bila dilihat dari papan petunjuk di gerbang masuk, banyak fasilitas yang bisa dinikmati di sini antara lain kolam renang, lapangan bola, lapangan voley, tea walk, menunggang kuda, tempat camping dan disewakan juga bungalow-bungalow bagi yang ingin menginap di area agro wisata ini.

Memasuki area perkebunan, mata terasa adem dengan melihat hamparan pohon teh yang hijau. Udaranya pun sejuk.

pemandangan-kebun-teh-agro-wisata-gunung-mas-puncak

Setelah masuk lebih dalam, agak bingung juga nih mau ke mana. Akhirnya suami parkir mobil di tanah lapang dan ngajak anak main layang-layang.

Main layangan

Main layangan

 

Pemandangan alam dari tempat kami main layangan

Pemandangan alam dari tempat kami main layangan

 

Ga jauh dari tempat main layang-layang ada bungalow-bungalow yang disewakan untuk umum. Ada kolam renangnya juga. Tetapi ketika aku dekati kolamnya ternyata airnya hijau…waakks.. Kata Marsha, “Oh itu airnya dicelup pakai teh hijau, ma.”.. wkwkwk.. Padahal aku ke sana 1 hari setelah libur paskah. Kalau memang kolam tersebut dipakai untuk umum ga mungkin airnya sampai hijau begitu, berarti kolam tersebut memang sudah lama belum dibersihkan. >.<

kolam-renang-gunung-mas-puncak

Di sekitar kolam renang adalah bungalow-bungalow yang bisa disewa

 

Ada juga seluncuran buat anak-anak dan fasilitas buat kegiatan outbond kayanya. Aku juga ga ngerti ini buat apa..hihi.. (lihat di gambar).

fasilitas-wisata-gunung-mas

Selain bungalow yang ada di sekitar kolam renang, masih ada banyak  bungalow-bungalow lain yang letaknya tersebar di area wisata Gunung Mas ini. Suami ngajak kapan-kapan nginep di sini, tapi aku ogah..haha.. Pertama ngelihat kolam renangnya kaya gitu, trus kalau diperhatikan bungalow-bungalownya -terutama bungalow yang besar- letaknya tidak berdekatan satu sama lain. Dan bila malam hari sepertinya jalanannya bakalan gelap banget karena penerangan jalannya kurang.

Tapi buat yang penasaran, silahkan lihat di website resminya www.pn8.co.id untuk jenis bungalow, dalamnya seperti apa dan tarifnya. Tempat ini cocok buat keluarga besar. Disamping harganya murah, mau masuk berapa orangpun sepertinya ga ada yang ngelarang..hihihi..

Bagi yang mencari tempat wisata yang masih asri dan murah meriah dimana anak bisa berlari-lari bebas dan melihat kebun teh, tempat ini layak dikunjungi. Anak-anak juga bisa menunggang kuda mengelilingi kebun teh dan mengunjungi pabrik tehnya.